Mimpi untuk Dunia

Posted: Rabu, 14 Juni 2017 by the outsider in
0

Mimpi untuk Dunia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hari ini tanggal 11 september 2012, 6 buah handphone terus berbunyi tepat pukul 00.00 wib. Satu… dua… tiga…. Mimpi untuk Dunia….. itulah suara keenam sahabat berteriak di sebuah perkampungan. Seketika lampu rumah penduduk terus menyala, pintu-pintu terbuka dalam selang waktu yang bersamaan, para lelaki mulai berteriak, mengejar kami.
“kabur……” kata Fadil sambil berlari
Kamipun segera berlari dengan cepat mengikuti Fadil dengan ekspresi ketakutan di kejar warga. Waktu itu Fatur yang berbadan besar seketika berlari cepat. Seketika aku, Fadil, Fahri, Faisal, dan Fahma terkejut dan tertawa melihat Fatur dapat berlari kencang mengalahkan Fahma yang terkenal dengan larinya yang cepat, tak kami sadari ternyata warga semakin dekat dan satu… dua… tiga…. Lari….
Akhirnya kami bebas dari ketakutan dan sampai di Bukit Impian, yah itulah nama yang kami berikan kepada bukit tempat kami berikrar enam sahabat berbeda mimpi. Sebelum matahari hendak memberikan sinarnya kami berteriak kepada dunia ini dengan kencang “dunia kau kan kami dapatkan, bintang-bintang kau kan kami genggam, bulan cahayamu kan kami kalahkan karena pemimpi untuk dunia segera datang”
Yah suara yang kami harapkan melaju dengan kecepatan tinggi menjelajahi dunia melalui angin yang tertiup dan terdengar oleh seluruh homo sapiens di dunia ini supaya mereka bersiap melihat 6 sahabat me
... baca selengkapnya di Mimpi untuk Dunia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mengendalikan Amarah

Posted: Minggu, 11 Juni 2017 by the outsider in
0

Mengendalikan Amarah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dulu, aku orang yang bersifat pemarah. Aku tidak bisa meredam amarahku setiap hari. Ayahku menyadari hal ini.

Untuk mengurangi rasa amarahku, Ayahku memberikan sekantong paku dan mengatakan kepadaku agar aku memakukan paku itu ke pagar di belakang rumah tiap kali aku marah.

Hari pertama aku bisa memakukan 48 paku ke pagar belakang rumah. Namun secara bertahap jumlah itu berkurang. Aku menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah ketimbang memaku paku ke pagar. Akihrnya aku bisa menahan dan mengendalikan amarah ku yang selama ini telah memburuku. Aku memberitakukan hal ini kepada Ayahku.

Ayahku mengatakan agar aku mencabut satu paku di pagar setiap hari dimana aku tidak marah. Hari-hari berlalu dan tidak terasa paku-paku yang tertancap tadi telah aku cabut dan lepaskan semua. Aku memberitahukan hal ini kepada Ayahku bahwa semua paku telah aku cabut.

Ayah tersenyum memandangku, dan ia menuntunku ke pagar. Dan berkata ?Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti
... baca selengkapnya di Mengendalikan Amarah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Patung David

Posted: Kamis, 08 Juni 2017 by the outsider in
0

Patung David Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di Florence, terdapat sebuah museum istimewa yang sengaja dibangun bagi sebuah patung David yang diciptakan oleh Michelangelo beberapa ratus tahun yang lalu. Patung itu barangkali adalah sebuah kaya patung yang paling indah di dunia. Berada secara fisik di dalam ruangan yang sama dengan patung tersebut adalah sebuah pengalaman yang tidak akan pernah dapat dilupakan.

Cerita tentang pembuatan David sangat menarik dan menjadi pelajaran berharga. Dahulu, Michelangelo diminta secara khusus oleh keluarga Medicis untuk menciptakan sebuah patung yang akan diletakkan di alun-alun Kota Florence. Keluarga Medicis adalah ?sebuah keluarga yang kaya raya dan terpandang di Italia pada zaman tersebut?. Sebuah pesanan khusus dari keluarga Medicis bukan hanya berarti sebagai sebuah kehormatan besar; pesanan seperti ini juga sebuah tugas yang tidak dapat ditolak begitu saja. Selama dua tahun penuh Michelangelo mencari sebongkah batu yang dapat dia pergunakan untuk menciptakan sebuah mahakarya bagi keluarga Medicis.

Akhirnya, di pinggir sebuah jalan di Florence, separuh tertutup semak belukar dan tertimbun lumpur, dia menemu
... baca selengkapnya di Patung David Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Karena Aku Atau Pencak Silat?

Posted: by the outsider in
0

Karena Aku Atau Pencak Silat? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Qory Aninditya Putri, nama yang cantik bukan untuk remaja berumur 13 tahun? Yap! Sesuai namanya, ia memang remaja cantik dan periang. Mungkin ia adalah remaja yang sangat beruntung karena dilahirkan dari keluarga berada. Seperti layaknya orang kebanyakan, namanya anak sematawayang pasti akan dimanja, begitu juga dengan Qory. Karena terlalu dimanja, ia pun menjadi anak yang konsumtif dan sombong. Ia harus berbelanja barang barang branded, pergi kemana mana harus naik mobil pribadi, dan enggan bergaul dengan teman yang menurutnya tidak selevel dengannya.

Mentari pagi turut menghampiri hari Qory, seperti biasa ia sedang sarapan dan bersiap untuk berangkat sekolah. Sebenarnya, Qory ingin sekali diantar oleh papa dan mamanya, namun ia tahu pasti nmereka selalu beralasan sibuk kerja. Dan ia pun terbiasa berangkat sekolah diantar oleh supir pribadinya. “berangkat sekarang, pak!” kata Qory kepada pak Jo supirnya. “baik, non.” Kata pak jo. Qory pun berangkat sekolah dengan mobil pribadinya yang bisa dibilang mobil mewah. Tak kurang dari setengah jam, mobil Qory sudah berada di depan gerbang sekolah smp citra nusa. Teman tem
... baca selengkapnya di Karena Aku Atau Pencak Silat? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tangan Yang Diatas

Posted: Jumat, 02 Juni 2017 by the outsider in
0

Tangan Yang Diatas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bulan ramadhan adalah bulan yang paling di tunggu orang muslim. Bagi Farid, ramadhan tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari dia harus hidup sendiri tanpa ibunya yang telah meninggal enam bulan yang lalu, dan sekarang dia harus hidup susah di Jakarta. Baginya tak ada pilihan lain selain merantau ke Jakarta. Di kampungnya tidak ada keluarga ibunya yang peduli padanya. Keluarga ayahnya, dia tidak tahu. Ayahnya saja tidak pernah dia lihat sejak lahir. Ibunya hanya mengatakan jika dia ingin mencari ayahnya ia harus ke Jakarta.

Hidup di Jakarta memang sangat sulit. Segala Pekerjaan telah Farid kerjakan. Mulai dari bekerja sebagai kuli angkut, pelayan warteg sampai jadi buruh bangunan telah dia lakukan, tapi itu masih tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

Suasana pagi Jakarta yang ramai, penuh banyak mobil yang terjebak macet, yang di dalamnya terlihat orang-orang kaya berdasi ingin menuju ke kantornya, membuat Farid merenungi nasibnya.
“Apakah aku bisa seperti mereka? kapan itu bisa terjadi? andai…”.
Lamunan Farid terhenti oleh suara beberapa pengamen yang mengamen di salah satu mobil yang terjebak kemacetan. Suara mereka tidak bagus tetapi mereka te
... baca selengkapnya di Tangan Yang Diatas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1